YANG MULIA

Juni 26, 2008

Juni 26, 2008

Bagaimana kalau Allah punya Telepon ?
Bagaimana kalau Allah punya Telepon ? Bayangkan bila kita pada saat berdoa kita mendengar jawaban ini : “ Terima kasih Anda telah menghubungi Rumah Bapa. Pilihlah salah satu : ………tekan 1 untuk meminta ; tekan 2 untuk mengucap syukur ; tekan 3 untuk mengeluh ; tekan 4 untuk permintaan lainnya. “ Atau bagaimana jika Allah memohon maaf seperti ini : “ Saat ini semua malaikat sedang membantu yang lain, tetaplah menunggu. Panggilan anda akan dijawab sesuai dengan urutannya.” Bisakah anda bayangkan bila pada saat anda berdoa, Anda dapat merespon seperti ini: “ Jika Anda mau berbicara dengan Gabriel, tekan 1; dengan Michail, tekan 2 ; dengan malaikat Cinta ( jikalau cantik jatuh cintanya sama Saya aja ) dengan malaikat lainnya, tekan 3.” “ Jika Anda ingin mendengar nyayian raja Daud saat menunggu, tekan 4.” “ Untuk pesan tempat dirumah Bapa, tekan Y,O,H,A,N,E,S dan tekan 3,1,6. Puji Tuhan, Allah mengasihi kita, anda dapat meneleponnya setiap saat! Anda hanya perlu memanggil sekali dan Dia mendengar Anda, karena Yesus, Anda tidak akan pernah mendengar nada sibuk. Tuhan menerima panggilan dan tahu siapa pemanggilnya secara pribadi. Ketika Anda memenggil, Tuan menjawab; Anda menangis minta tolong dan Dia akan berkata : “ Ini Aku “ ( Yesaya 58 : 9 ) Ketika Anda memenggil, gunakan” Nomor Telepon Darurat” di bawah ini: Ketika dikecewakan sesama Yohanes 14 Jika ketika Anda ingin berbuah Yohanes 15 Ketika Anda berdosa Mazmur 51 Ketika Anda Khawatir Matius 6: 19-34 Untuk arti Kekristenan 1 Korintus 5:15-19 Ketika Anda menginginkan kedamaian dan ketenangan Matius 11:25-30 Butuh Motivasi Filipi 4:13 Butuh berkat I Petrus 3: 8-12 Jikalau jatuh cinta pada saya Hubungi : 021-80887207 E-mail : harapanmuliasirait@yahoo.co.id PPD Pemuritan Doulos Jakarta ,Pengembangan KRISTIAN SIRAIT

KASIHNYA LUAR BIASA

Juni 26, 2008

Kasih, Kekayaan, dan Kesuksesan
Seorang wanita keluar dari rumah dan melihat 3 lelaki tua dengan janggut putih panjang duduk di halaman depan rumahnya. Ia tidak mengenal mereka.

Ia berkata, “Saya tidak mengenal kalian, tetapi kalian pasti lapar. Silahkan masuk dan ada sesuatu untuk kalian makan. “

“Apakah suamimu ada di rumah?” mereka bertanya.

“Tidak,” ia menjawab, “ia sedang keluar.”

“Kalau begitu kami tidak dapat msuk ke dalam,” jawab mereka.

Pada sore hari, ketika suaminya pulang ke rumah, ia bercerita kepada suaminya mengenai kejadian tersebut. “Pergi dan katakan kepada mereka bahwa aku di rumah dan aku mengundang mereka masuk!” Si isteri keluar dan mengundang 3 lelaki tua itu masuk.

“Kami tidak dapat masuk bersamaan ke sebuah rumah,” jawab mereka. “Mengapa begitu?” tanya si isteri.

Satu dari lelaki tua itu menjawab, “Namanya ada ‘kekayaan’,” katanya sambil menunjuk seorang kawannya, kemudian ia menunjuk ang lain dan berkata, “dia adalah ‘Kesuksesan’, dan aku adalah ‘Kasih’.” Kemudian ia menambahkan, “Sekarang masuklah dan diskusikan dengan suamimu yang mana dari kami yang klian ingin berada di dalam rumah?”

Si wanita masuk ke rumah dan mengatakan kepada suaminya mengenai hal tersebut. “Menyenangkan sekali!” jawabnya. “bila seperti itu, mari kita undang ‘Kekayaan’. Biarkan dia datang dan mengisi rumah tangga kita dengan kekayaan!” Isterinya tidak setuju. “Sayangku, kenapa kita tidak mengundang ‘Kesuksesan’?” Menantu perempuan mereka mendengarkan dari salah satu sudut rumah. Ia melompat ke dalam dan menyarankan, “Apakah tidak sebaiknya kita mengundang ‘Kasih’? Rumah tangga kita akan terisi oleh kasih!” “Baiklah kita setuju dengan saran dari menantu kita,” kata sang suami kepada isterinya. “Pergilah dan undang ‘Kasih’ menjadi tamu kita.”

Si wanita keluar dan berkata kepada 3 lelaki tua tersebut, “Yang mana dari Anda bernama ‘Kasih’, silahkan datang dan menjadi tamu kami.” “Kasih” bangun dan mulai berjalan masuk ke rumah. dua lelaki tua lainnya juga bangun dan mengikutinya.

Si wanita terkejut dan bertanya kepada “Kekayaan” dan “Kesuksesan”, “Saya hanya mengundang ‘Kasih’, mengapa kalian juga masuk?” Para lelaki tua tersebut menjawab serentak, “Jika kau mengundang ‘Kekayaan’ atau ‘Kesusksesan’, dua orang dari kami akan tinggal di luar, tetapi karena kau mengundang ‘Kasih’, kemana pun dia pergi, kami akan pergi bersamanya.

Dimana ada “Kasih”, di sana juga ada “Kekayaan” dan “Kesuksesan”

Juni 22, 2008
Suatu hari, aku bangun dini hari untuk menyaksikan sang surya terbit. Dan keindahan karya ciptaan Tuhan sungguh tak terlukiskan. Sementara aku mengaguminya, aku memuliakan Tuhan oleh karena karya-Nya yang mempesona. Sementara aku duduk di sana, aku merasakan kehadiran Allah dalam diriku.

 

Ia bertanya kepadaku,
“Apakah engkau mengasihi Aku?”
Aku menjawab, “Tentu saja Tuhan! Engkaulah Allah dan Juruselamat-ku!”

 

Kemudian Ia bertanya,
“Seandainya engkau cacat jasmani, apakah engkau akan tetap mengasihi Aku?”

 

Aku terpana. Aku memandangi tanganku, kakiku dan seluruh bagian tubuhku yang lain sambil memikirkan betapa banyak pekerjaan yang tidak akan dapat aku lakukan, pekerjaan-pekerjaan yang selama ini aku anggap biasa. Dan aku menjawab, “Akan sangat berat Tuhan, tetapi aku akan tetap mengasihi Engkau.”

 

Kemudian Tuhan berkata,
“Seandainya engkau buta, apakah engkau akan tetap mengagumi ciptaan-Ku?” Bagaimana aku dapat mengagumi sesuatu tanpa dapat melihatnya? Kemudian pikiranku melayang kepada orang-orang buta di muka bumi ini dan betapa banyak di antara mereka yang mengasihi Tuhan dan mengagumi ciptaan-Nya. Jadi aku menjawab, “Sulit dibayangkan Tuhan, tetapi aku akan tetap mengasihi Engkau.”

 

Kemudian Tuhan bertanya kepadaku,
“Seandainya engkau tuli, apakah engkau akan tetap mendengarkan firman-Ku?”
Bagaimana aku dapat mendengar jika aku tuli? Aku tersadar, mendengarkan Firman Tuhan tidak hanya dengan telinga, tetapi dengan hati. Maka aku menjawab, “Akan sangat berat, Tuhan, tetapi aku akan tetap mendengarkan firman-Mu.”

 

Kemudian Tuhan bertanya,
“Seandainya engkau bisu, apakah engkau akan tetap memuliakan Nama-Ku?”
Bagaimana aku dapat memuji tanpa bersuara? Lalu menjadi jelas bagiku: Tuhan menghendaki kita menyanyi dari kedalaman hati dan jiwa kita. Tidak jadi soal apakah suara kita terdengar sumbang. Dan memuliakan Tuhan tidak selalu dengan nyanyian, tetapi dengan berbuat baik kita menyampaikan pujian kepada Tuhan dengan ucapan syukur. Jadi aku menjawab, “Meskipun aku tidak dapat melantunkan nyanyian pujian, aku akan tetap memuliakan Nama-Mu.”

 

Dan Tuhan bertanya, “Apakah engkau sungguh mengasihi Aku?”
Dengan tegas dan penuh keyakinan, aku menjawab lantang, “Ya Tuhan! Aku mengasihi Engkau karena Engkaulah satu-satunya Allah yang Benar.”

 

Aku pikir aku telah menjawab dengan benar, tetapi ….

 

Tuhan bertanya, “JIKA DEMIKIAN, MENGAPA ENGKAU BERDOSA?”

 

Aku menjawab, “Karena aku hanyalah seorang manusia yang tidak sempurna.”

 

“JIKA DEMIKIAN, MENGAPA PADA SAAT SUKA ENGKAU MENYIMPANG JAUH?
MENGAPA HANYA PADA SAAT DUKA SAJA ENGKAU BERDOA DENGAN KHUSUK?”

 

Tidak ada jawaban. Hanya air mata.

 

Tuhan melanjutkan:

 

“Mengapa melantunkan pujian hanya di gereja dan di tempat-tempat retret?
Mengapa datang kepada-ku hanya pada saat doa?
Mengapa meminta dengan demikian egois?
Mengapa tidak setia?”

 

Air mata mengalir jatuh di pipiku.

 

“Mengapa engkau malu akan Aku?
Mengapa engkau tidak mewartakan Kabar Sukacita?
Mengapa pada saat aniaya engkau berpaling kepada yang lain sementara Aku menyediakan punggung-Ku untuk memikul bebanmu?
Mengapa mengajukan alasan-alasan ketika Aku memberimu kesempatan untuk melayani dalam Nama-Ku?”

 

Aku berusaha menjawab, tetapi tidak ada jawab yang keluar.

 

“Engkau dikaruniai hidup. Aku menciptakan engkau, jangan sia-siakan hidupmu.
Aku memberkati engkau dengan talenta-talenta untuk melayani Aku, tetapi engkau senantiasa menghindar.
Aku telah menyingkapkan rahasia Firman-Ku kepadamu, tetapi pengetahuanmu tidak bertambah.
Aku berbicara kepadamu, tetapi telingamu tertutup rapat.
Aku menunjukkan belas kasih-Ku kepadamu, tetapi matamu tidak melihat.
Aku mengirimkan penolong-penolong bagimu, tetapi engkau duduk berpangku tangan sementara mereka engkau singkirkan.
Aku mendengarkan doa-doamu dan Aku telah menjawab semuanya.”

 

“APAKAH ENGKAU SUNGGUH MENGASIHI AKU?”

 

Aku tidak mampu menjawab. Bagaimana mungkin? Aku amat malu.
Aku tidak punya penjelasan. Apa yang dapat aku katakan?
Ketika hatiku menjerit dan air mata telah membanjir, aku berkata,
“Ampuni aku, Tuhan. Aku tidak layak menjadi anak-Mu.”

 

Tuhan menjawab, “Itu Rahmat, Anak-Ku.”
Aku bertanya, “Jika demikian, mengapa Engkau terus-menerus mengampuni aku? Mengapa Engkau demikian mengasihi aku?”

 

Tuhan menjawab, “Karena engkau adalah Ciptaan-Ku. Engkau adalah Anak-Ku. Aku tidak akan meninggalkan engkau.”

 

Jika engkau menangis, hati-Ku hancur dan Aku akan menangis bersamamu.
Jika engkau bersorak kegirangan, Aku akan tertawa bersamamu.
Jika engkau putus asa, Aku akan menyemangatimu.
Jika engkau jatuh, aku akan mengangkatmu.  
Jika engkau lelah, Aku akan menggendongmu.
Aku akan menyertaimu sampai akhir jaman, dan Aku akan selalu mengasihimu selamanya.”

 

Belum pernah aku menangis sedemikian pilu sebelumnya.
Bagaimana mungkin aku bersikap dingin dan beku selama ini?
Bagaimana mungkin aku melukai hati-Nya dengan segala kelakuanku? Aku bertanya kepada Tuhan, “Berapa besar Engkau mengasihi aku, Tuhan?”

 

Tuhan merentangkan kedua belah tangan-Nya, dan aku melihat tangan-Nya yang berlubang tertembus paku.
Aku bersimpuh di kaki Kristus, Juruselamat-ku.
Dan untuk pertama kalinya aku berdoa dengan segenap hati.
Anonim

KASIH SETIAMU

Juni 22, 2008

Kasih setiaMu yang kurasakan

lebih tinggi dari langit biru

KebaikanMu yang tlah Kaunyatakan

Lebih dalam dari lautan

BerkatMu yang telah kuterima

Sempat membuatku terpesona

Apa yang tak pernah kupikirkan

Itu yang Kausediakan bagiku

Siapakah aku ini Tuhan

Jadi biji mataMu

Dengan apa kan kubalas Tuhan

Slain puji dan sembah Kau

Jesus

Mei 27, 2008

 

Tuhan Yesus Berkata

Jika kau tak pernah merasa sakit, bagaimana kau tahu bahwa Aku Penyembuh?

Jika kau tak pernah pergi tanpa kesulitan, bagaimana kau tahu bahwa Aku Pelepas?

Jika kau tidak pernah menghadapi pencobaan, bagaimana kau dapat memanggil dirimu pemenang?

Jika kau tidak pernah merasa sedih, bagaimana kau tahu bahwa Aku Penghibur?

Jika kau tidak pernah membuat kesalahan, bagaimana kau tahu Aku Pengampun?

Jika kau tahu semua hal, bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat menjawab pertanyaan-pertanyaanmu?

Jika kau tidak pernah berada dalam kesulitan, bagaimana kau tahu bahwa Aku akan datang untuk menyelamatkanmu?

Jika kau tidak pernah hancur, lalu bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat memulihkanmu?

Jika kau tidak pernah menghadapi masalah, bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat menyelesaikannya?

Jika kau tidak mengalami beberapa penderitaan, lalu bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat melaluinya?

Jika kau tidak pernah melalui api, lalu bagaimana kau menjadi murni?

Jika Aku memberikan semua barang kepadamu, bagaimana kau akan menghargainya?

Jika Aku tidak pernah mengoreksimu, bagaimana kau tahu bahwa Aku mengasihimu?

Jika kau punya semua kemampuan, bagaimana kau belajar bergantung kepadaKu?

Jika hidupmu sempurna, lalu untuk apa engkau memerlukan Aku?

Anonim

Mei 25, 2008

MY SON….

ini aku

Mei 24, 2008

Lucu ya Tampangnya…….

jengan menyerah ya…..

Mei 24, 2008

Apapun yang anda alami, pandang itu sebagai proses menuju kebaikan yg sudah Tuhan sediakan buat anda. Coba lihat orang lain, dan mengucap syukur karena Tuhan selalu mengijinkan sesuatu terjadi tanpa melebihi kekuatan yang kita miliki, mengucap syukur karena Tuhan masih menyertai kita.

Pengalaman

Mei 23, 2008

Pengalaman seorang wanita yang membayar lunas hutangnya dengan cara unik

Seorang wanita yang doyan belanja harus menghadapi kenyataan bahwa hutang kartu kreditnya telah mencapai $20,000 (kurang lebih Rp.180 juta) dan dia tidak memiliki uang untuk membayar.

Bukan hanya itu. Selang beberapa waktu, iapun harus kehilangan pekerjaannya. Terlilit dengan masalah seberat itu, wanita bernama Karyn Bosnak mendapat akal untuk membuat sebuah website di internet. Isi website itu ialah cerita tentang kesulitan yang sedang ia hadapi dan meminta tolong pada siapapun yang membuka website-nya untuk membantu menyumbang sekadarnya.

Tak disangka tak diduga, dalam kurun waktu 20 minggu, satu demi satu orang yang tak sengaja membuka website-nya mulai menyumbang dengan rela hati hingga akhirnya hutang Karyn terbayar lunas!

Mendapat mujizat seperti itu, hidup Karyn-pun berubah. Ia berubah menjadi seorang yang benar-benar berbeda. Dia jadi lebih menghargai hidup, menghargai orang lain, dan suka menyumbang. Karyn yang tadinya tidak peduli dengan penderitaan orang lain, menjadi sibuk memberi donasi kemanapun ia pergi. Bahkan ia tengah menabung untuk dapat menyumbang ke yayasan-yayasan sosial yang membutuhkan.

Majalah The New York Times pernah menobatkan website Karyn sebagai salah satu ide terbaik sepanjang tahun 2002. Dan website itu kini masih aktif, tapi isinya sudah berbeda. Kini isinya ialah berbagai tips agar orang bebas dari hutang.

Salah satu nasehat dalam website itu ialah “jangan menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan atau hanya sekedar keinginan mata saja”.

Karyn sendiri menyaksikan “Saya sendiri terlibat hutang hanya karena belanja! Makan, jalan, ke salon, ke mal dan lain-lain. Tau-tau hutang sudah menumpuk”, kisahnya.

“Lemari saya penuh baju dan sepatu. Tapi uang ongkos saja saya tidak punya. Gengsi dan nafsu belanja memang menghancurkan segalanya. Para wanita khususnya, harus benar-benar belajar mengendalikan diri”.

Ide membuat website itu tiba-tiba datang pada Karyn dan langsung ia kerjakan. Setelah jalan beberapa waktu, diantara banyak kritik pedas dan hinaan, ada orang-orang dari seluruh dunia yang mau memberi padanya hingga akhirnya hutangnya bisa lunas.

“Saya tidak menyarankan orang lain akan meniru saya, karena pemborosan hingga berhutang seperti yang saya lakukan adalah tindakan yang sangat salah. Dan tidak semua orang memperoleh pertolongan seperti saya. Saya sangat beruntung. Tapi yang membuat saya heran ialah karena masih banyak orang di luar sana yang mau menolong orang lain. Itu membuat hidup saya berubah. Kini semua pengeluaran saya teratur dan saya selalu terbeban untuk menolong orang lain. Saya juga kapok mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak perlu. Pengalaman ini telah saya tulis dalam bentuk buku agar orang lain dapat belajar dari kesalahan saya. Pokoknya, jangan mau hidup terlilit hutang. Keputusan ada ditangan kita, kok”, ujarnya bersemangat

NYAM NYAM……..

Mei 23, 2008

Lagi ga punya ide mo bikin apa buat cemilan papa, kbetulan punya stok kentang banyak. Ya udah bikin donat kentang aja deh, tapi pengen buat yang diisi isian gurih. Masih punya chicken teriyaki dan sop merah yang habis kuahnya, jadi diolah jadi ragout. Trus baca2 majalah sedap edisi taon 2003an, dibeliin papa setumpuk waktu jalan2 ke jl. Semarang ( pusat buku bekas, sby ) ada aneka sandwich, salah satu nya ada sandwich dari donat. Nah donatnya ditwist ato dipilin, sayang aku ga bisa nunjukin step twistnya karena bikinnya pake tangan dua, jadi ga ada yg motretin. Kan sendirian.. Bikinnya kecil kecil aja, biar gampang dimasukun kemulut… sekali suap maksudnya. Oya donat ini bisa dioven juga loh… jadi donat panggang! Aku taburin sedikit tepung roti / panir biar agak gurih.

Resepnya liat disini yah! Kalo dulu udah aku pasang step nyetaknya, sekarang aku pasang step nguleni pake tangan.
1. Setelah kentang dihaluskan ( paling bagus pake kentang tes yang besar2 ), dinginkan. Masukin telur, dan susu bubuk, aduk rata.
2. Masukkan secara bertahap sambil diaduk tiap tahapnya : ragi , improver n softenernya, terigu 3/4 bagian dulu, kalo udah menyatu tambahin sisa terigunya dikit dikit.
3. Uleni dulu sampe agak kalis ato menyatu semua. Kalo dirasa masih agak kering / berat boleh tambahin air / susu cair dikit2 sampe adonan lunak.
4. Masukin mentega dan garam, uleni sampe kalis. Diamkan adonan sebentar ( 15 menit - 30 menit ) bagi2 adonan, bulatkan lalu diamkan kembali ( 15 menit ). Lubangi tengahnya, bisa pake cetakan, bisa langsung bolongin tengahnya pake jari, semuanya boleh, trus diamkan lagi ( 15 menit ) adonan donat siap digoreng / dioven.


Ini aku post gambar dari majalahnya, step bikin donat twist / kepang, sama tips box-nya juga.
Semoga Bermanfaat !

English Muffins turn to Roti Pita

08 Februari 2008, 9:43:43 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Ceritanya mo bikin English Muffin-nya mba Ayu, karena kurang pengetahuan dan pengalaman, alhasil percobaan pertama gagal. Gak gagal amat karena masih bisa dimakan. Maksudnya gagal karena dalemnya ga bisa kopong, jadinya kaya kulit pizza gitu. Ya udah dimakan aja sama saus sambel. Abis juga…
Percobaan ke-2, penuh semangat….
Jadi aku baca berulang2 resep EM mba Ayu, aku mutusin untuk nggiling tu adonan lebih tipis dari sebelumnya, k/l ½ cm gitu deh. Trus dicetak pake ring cutter kecil, biar imut gitu tapi…. Kayaknya klo ukurannya lebih besar mungkin lebih enak dinikmati. Yang ini kekecilan… Aku bikin 2 ukuran jadi bisa bandingin dan lagi yang ukurannya besar bisa kopong, and smaller ones don’t !
Mba aku copy paste ya resep nya !
Homemade English Muffins
Bahan:
1 1/2 sdt active dry yeast
1 cup ml air hangat suam-suam kuku
2 3/4 cup tepung terigu serbaguna
1 sdm mentega tawar
1 sdt gula
1 sdt garam
1/4 cup cornmeal, ga pake..,mae
Minyak atau vegetable shortening, secukupnya

Cara membuat:
1. Campur ragi dan air hangat dalam satu wadah, aduk hingga tercampur rata. Biarkan hingga berbuih selama 5 menit .Masukkan tepung, mentega, gula dan garam ke dalam campuran ragi. Mikser semua bahan dengan kecepatan rendah menggunakan paddle hook hingga tercampur rata selama 2 menit ( aku pake tangan sama kya mbak ayu.., mae )
2. Naikkan kecepatan mikser, uleni terus hingga adonan lembut selama 5 menit.
3. Bentuk adonan menjadi bulat, taburi tepung. Tutup dengan plastic wrap, diamkan di tempat yang hangat hingga adonan menjadi 2 kali lipat volume awal, selama 2 jam
4. Taruh adonan ke permukaan yang sudah ditaburi tepung. Tinju-tinju untuk mengeluarkan udaranya.
5. Bagi 12 bagian, bentuk bulat. Pipihkan. Taruh di loyang datar yang sudah ditaburi cornmeal, tekan-tekan hingga melekat. Balik ke sisi satunya, tekan-tekan kembali hingga cornmeal melekat. Tutup dan biarkan selama 30 menit hingga mengembang kembali.
6. Panaskan wajan dengan api sedang, oleskan minyak tipis-tipis. Panggang beberapa english muffin selama 5 menit setiap sisi hingga coklat keemasan. Siap disajikan hangat. ( English muffinnya aku oven, abis yang pertama dipanggang diwajan gagal..,mae )
Saking semangatnya sampe waktu dipanggang aku duduk didepan oven ngeliatin rotinya dipanggang, pake suhu 200 C ( pake api atas juga ). Pas udah 5 menit, poop! poop ! poop! eh rotinya ngembaaang kaya balon, sampe disini dah kegirangan banget! Karena ukurannya kecil jadi rongganya juga ga besar, apalagi kalo udah dingin rotinya agak kempes dikit. Tapi cukuplah untuk dimasukkan isian didalam rongganya. Mbak makasih ya resepnya !

Acar Burger ( Relish )

07 Februari 2008, 13:20:00 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Ini bukan acar timun yang biasa kita makan bersama nasi goreng ato mi goreng, meskipun sama sama dari timun tapi ini sama sekali tidak sama. Aku nyebutnya acar burger, yang biasa diisi bersama burger. Resepnya dapet waktu aku ikut kursus sus pastry, waktu bikin sus burger diajari juga bikin saus ( acar ) ini, karena kesenengan aku sering bikin buat isian burger, hotdog ato sandwich. Aku belum pernah cerita ya, aku pernah jualan burger n hotdog dan ini acar yang aku pake. Tapi jualan nya udah tutup cos kurang promosi kale ya… ^_^ yah niatnya aja iseng iseng buat nambah pengalaman..

Biasanya buat burger ( american style ) juga digunakan acar timun slices ato pickle. Bedanya kalo relish, timunnya diproses ( dichop, dimasak dsb ) dan tastenya manis, kalo pickles cuma timun dislice trus direndam didalam larutan vinegar kali ( gak gitu ngerti ). Waktu googling how to make relish, methods nya beda, ribetlah… aku rasa ini aja udah cukup buat obat kalo lg pengen burger Mc.D dengan acarnya yang uenak itu, aku paling suka acar burgernya Mc.D… hmmm… feel it…

Acar Burger ( Relish )

1 buah timun besar, buang isinya, boleh dikupas bila tidak suka kulitnya, cincang halus
1 buah bawang bombay besar, cincang halus
2 sdm penuh mayones putih
1 sdt mustard ( french )
1/4 sdt garam, ato sesuai selera
2 sdm gula, ato sesuai selera karena aku suka manis
merica bubuk secukupnya, bila tidak suka boleh tidak dipakePanaskan minyak secukupnya, masukkan bawang bombay cincang, aduk sampai layu dan harum ( parfum kali ). Masukkan timun cincang, aduk sampai nyampur, tambahkan air secukupnya ( gak sampe tenggelam ya, cukup sampe menggenang aja ) biarkan mendidih dan masak sampe air agak berkurang tp ga sampe kering. Masukkan garam, gula, merica, mayones dan mustard aduk sampe semua tercampur rata, bila ingin tekstur yang agak kental boleh tambahkan larutan maizena dikit aja, kalo aku biasanya masak sampe airnya berkurang sekali, setelah dimasukin mayones dll nnt akan ngental sendiri. Kalo udah dingin bisa lebih ngental lagi. Masukkan ke dalam botol steril, dinginkan dengan tutup botol masih terbuka. Setelah dingin tutup botol, simpan dikulkas .

CATATAN UNTUK PENGAWETAN :
Bukan dengan bahan pengawet, maksudnya awet disini adalah memperpanjang ‘umur’ acar biar bisa tahan lama, karena acar ini tidak akan langsung habis karena penggunaannya hanya sedikit dan habis dalam waktu yang lama. Tapi bila hanya membuat sedikit dan bisa dipastikan akan segera habis dalam waktu cepat, aku rasa ga perlu lah di’awet’kan. Ribet!

- Pilih wadah / botol sebaiknya dari kaca dan kedap udara. Sterilkan dengan cara direbus / dikukus, bila dikukus mulut botol menghadap kebawah agar uap masuk kedalam botol.
- Sterilkan wadah / botol dan tutupnya, pastikan wadah yang akan dipakai sudah disterilkan, dikeringkan ( biar kering sendiri, jangan dilap ) dan sudah dingin.
- Jangan tutup wadah / botol bila relish masih panas, pastikan sudah dingin benar sebelum ditutup dan pastikan juga sudah tertutup rapat sebelum disimpan.
- Bila membuat dalam jumlah banyak dan untuk disimpan lama, rebus / kukus lagi setelah relish dimasukkan kedalam botol, bila direbus air rebusan hanya stengah dari tinggi botol untuk mencegah air merembes masuk. Oya tahap ini dilakukan setelah tahap mendinginkan dan menutup rapat botol, jadi direbus/ dikukus dalam keadaan tertutup rapat.
- Dinginkan lagi sebelum disimpan dikulkas.
- Setelah dibuka / dipakai, pastikan selalu gunakan sendok yang kering dan bersih, agar bakteri dari luar ga ikut masuk. Tutup rapat kembali dan selalu simpan dikulkas.

Aku nemu sebuah web yg relate sama topik ini : how to make pickle relish easy and illustrated !

Semoga Bermanfaat !

Bento Papa #9

07 Februari 2008, 12:02:38 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Lagi bersemangat bikin bento, ternyata ga harus ribet…

masih dengan nasi kepal, isi abon tongkol, sandwich isi chicken teriyaki, pancake jeruk susu, en buah segar

Karena tiap pulang kerja selalu menemukan tepak bekal selalu bersisa, nasi terutama, aku mutusin untuk ngurangi porsi nasi, kata papa sih kebanyakan jadi nasinya ga diabisin. Huhu.. sedih deh, tapi sebenarnya lebih mudah nyiapin bekal non nasi loh, jadi gak usah terlalu ribet. Sekarang tiap pulang kerja, tepaknya selalu bersih tak bersisa !

Chicken Teriyaki

07 Februari 2008, 12:01:10 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article

Ada satu makanan yang ga mungkin aku lewatkan kalo nge-mall, yaitu D’crepes. Dulu, ada satu filling D’crepes yang paling aku suka, dan ini filling waktu pertama kali beli D’crepes dan jatuh cintalah aku padanya. Chicken teriyaki, sayangnya itu pertama dan terakhir kalinya aku ngerasain D’crepes chicken teriyaki, karena sekarang filling itu udah gak ada, hiks… Sekarang aku pengen bikin sendiri, tapi bukan buat isian crepe tp buat variasi isian sandwich papa, mulanya buat isian roti pita, tapi rotinya dah keburu abis sebelum aku sempet bikin isinya. Resep dapat dari (almh) Bunda Inong, i’ve lost the URL, jadi aku copy paste disini aja yah! Resep sebenarnya adalah Beef Teriyaki tapi beefnya aku ganti chicken.

CHICKEN TERIYAKI

Resep by DapurBunda

Bahan:
500 gr fillet dada ayam, finger cut
100 gr bawang Bombay iris memanjang
3 bh by putih iris halus
4 sm minyak goreng
1 st minyak wijen

Bumbu:
75 cc teriyaki marinade sauce
30 cc manjo mirin, ga pake cos ga punya
20 cc sake, ga pake cos ga punya juga
1 sdt jahe parut diambil airnya saja
3 sm kecap manis
3 sm gula pasir
1 st dasinomoto, ga pake cos ga tau ini apa

Cara membuat:
1.. rendam daging ayam selama 30 menit dalam campuran : teriyaki marinade sauce,
kecap manis, sake, gula pasir dan dasino moto
2.. panaskan 2 sm minyak di dlm wajan
3.. goreng bw Bombay & bw putih sampai layu, angkat dari wajan sisihkan
4.. panaskan lagi 2 sm minyak & 1 st minyak wijen, masukan danging yg telah
dimarinade aduk2 sd dagingnya matang
5.. masukan kembali bw Bombay & bw putih lalu beri mirin. Angkat
6.. hidangkan dengan salad dan sausnya

Untuk diisikan keroti, setelah matang aku potong tipis2, baru ditata diatas seladanya, aku tambahin sedikit keju.

Sandwich isi Chicken Teriyaki

Buat gantiin roti pita yang udah abis, aku pake roti tawar yang digiling sampe tipis, trus dipanggang diatas pan. Ngisinya juga waktu rotinya masih diatas pan.

Nasi Kepal

07 Februari 2008, 11:38:10 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Ternyata membuat nasi kepal untuk bento sangat praktis, lebih rapi jadi nasinya tidak tercecer kemana2. Ini nasi kepal pertama yang kubuat untuk bento papa, cuma nasi goreng mentega biasa. Nasi putih digoreng dengan mentega dan ditambahin sosis, sedikit kecap asin dan seasoning, aku tambahkan sedikit saus tiram dan merica. Kalo udah matang dicetak pake ring cutter kecil yang agak tinggi, abis dicetak, dikepal kepal dikit biar padat dan bentuknya tidak ‘kaku’. Kalo mau bisa dipanggang bentar diatas wajan, jadi nasi bakar. Aku cuma bikin 2 buat trial aja, sapa tau papa ga suka, and he does like it!

Donat Telo ( Donat Ubi )

06 Februari 2008, 20:03:59 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
naked donut
crispy fresh fried..
sebagian di isi ayam buat papa…
Udah lama kepikiran mo bikin donat telo, tapi sekarang baru sempet, abis kasian liat telo udah nganggur seminggu dikeranjang gak diutik2 sama yang beli, keburu bertunas…
Sebelumnya belum pernah bikin donat dari telo, inspirasinya dari bakpao telo, dan donat kentang. Mikirnya, kalo telo bisa dibikin bakpao, atau kalo kentang bisa dibikin donat kudunya telo juga bisa dibikin donat dong ya, secara kentang kan masih sodaraan sama telo…. Hehe.. sempet googling juga sih buat nyari resep, ada disini dan disini, tapi kok kembali lagi ke resep keluarga, sama sih kyak resep donat kentang yang pernah aku posting dulu, cuma komposisi kentang aku ganti telo, juga ditambah sedikit cairan ( air / susu ) karena tektur telo lebih kering dari kentang… Resepnya hampir mirip kayak yang disini, mungkin karena sama2 resep dari nenek…

Donat Telo ( Donat Ubi )

Resep : Modifikasi dari Donat Kentang ( neneknya ) Mae

250 gr tepung terigu protein rendah / sedang ( kali ini aku pake tepung sedang )
250 gr tela / telo / ubi , kupas, kukus, haluskan
4 butir kuning telur ( kutambahin 1 dari resep donat kentang )
1 sdm ragi instant
1/2 sdt bread improver
50 gr mentega / margarine ( 2 sdm )
Air / susu cair k/l 50 – 75 ml
( kalo pake air, bisa ditambahkan 3 sdm susu bubuk )
Garam sedikitCara membuatnya sama ya kayak donat kentang, step nya sama kayak donat2 yang lain, di donat tahu juga ada visual stepnya kan…

Sekarang waktunya ngicipin :
( first bite )
** ENAAAAAK **
( second bite )
** EMPUUUUUUUUK **
( a lot of bites )

** ENAAAKKK EMPUUUKK **

Enak means empuk
Empuk means enakKsimpulannya : INI EMPUUUKKK DAN ENAAAAKKK
Renyah diluar, lembut didalam….. it’s crispy outside, soft n light inside…

Aku teringat pernah bikin donat kentang dengan tekstur seperti ini, tapi pada hasil yang lain tidak terlalu empuk. Setelah aku selidiki ternyata pada waktu bikin donat kentang yang empuk banget itu, aku pake kentang yang ukurannya besar2 ( beli dispm ), trus pake tepung protein sedang karena waktu itu cakranya abis, ternyata hasilnya empuuuk banget. Hasilnya sangat berbeda waktu aku pake kentang yang agak kecilan ( beli dipasar ), dan pake tepung cakra, tidak seempuk dan seringan donat yang aku jelasin tadi.. jangan lupakan bread improvernya, itu ngefek banget biar donat kita extra light n crispy, tapi penggunaanya harus tepat dan jangan terlalu banyak… Oya mungkin juga karena ditambahin sedikit air /susu cair..

Yang bisa aku simpulkan ( aduh sok pinter nih ) tentang kesuksesan bikin donat :
- pake bahan berkualitas
- terigu protein rendah / sedang lebih empuk hasilnya
- tambahkan bread improver secukupnya

( Si pecinta donat ini masih berpetualang untuk mencari resep donat diseluruh dunia… )
( To Be Continued….. )

Pancake Jeruk

05 Februari 2008, 10:05:56 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article

Ada temen Tasya ultah, digoodie bagnya ada susu cair kemasan rasa jeruk, oh Tasya ga boleh minum itu, alergi berat dan bisa batuk berhari2. Jadi aku ‘amankan’, hehe dasar ga mo rugi. Jadi susunya aku pake bikin p-cake, dicampur susu cair karena susu jeruknya cuma 100ml. Resepnya masih pake resep pancake ini. Buttermilk/ yoghurtnya aku ganti susu jeruk ini. Oya ada lagi yang aku revisi, yaitu putih telurnya aku pisahin, trus dikocok sampe softpeak baru dicampur keadonannya. Hasilnya lebih light n fluffy, tebel tapi ga padet, empuk empuk enak. Jeruknya terasa kok. Kalo mo lebih kuat aromanya mungkin bisa ditambahin esens jeruk ato nutrisari kali ya. Yang ini juga aku simpen dikulkas biar ga ribet waktu nyiapin bento.

mix it, drop it, flip it


Pancake ( Jeruk ) a la Santap

Sumber: Mba Ritha (Santap edisi Mei-Juni 2003 )

Campur:
250 ml susu cair rasa jeruk
2 sdm mentega cair, aku pake 1 sdm margarin + 1 sdm butter
1 btr kuning telur1 putih telur, kocok sampe softpeak

Dalam mangkuk lain campur:
165 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm gula pasir
2 sdt baking powder
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanilla extract, ini aku tambahin…, mae

Masukkan bahan cair kedalam bahan kering, aduk rata. Tambahkan putih telur kocok, aduk rata. Diamkan 15 menit.
Panaskan pan or skillet or gridlle. Panaskan dengan api besar sampe bener2 panas ( tapi ga sampe berasap ya ). Tuang 1 sendok sayur adonan, kecilkan api. Kalo permukaan sudah berlubang dan kering, balik. Bisa dihidangkan dengan sirup jeruk ato gula halus juga enak.

Yoghurt Pancake

05 Februari 2008, 9:34:49 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article

Masih penasaran bikin pancake yang lebih enak dari yang kemaren2, dan masih dengan resep
Dari resep yang sama, tapi buttermilknya aku ganti sama yoghurt, sempet baca di about.com kalo subtitute paling mendekati untuk buttermilk adalah yoghurt. Nah waktu belanja, kan aku ga hafal sama resep pancakenya, jadi aku ambil yoghurt drink kemasan 150ml rasa plain ( bukan yoghurt cup yang kentel itu ) ternyata sampe dirumah diresepnya pake 250ml buttermilk, akhirnya aku tambahin 100ml susu cair biasa. Dicampur jadi satu, masukkin kebotol trus dikocok ( shake ) 1 menit ato sampe tangannya pegel, he..he.. abis tu diemin 30 menit. Ide ini dapat dari program fun science diTVRI, waktu itu dipraktekin gimana cara bikin butter sendiri ( ini program luar, buatan luar negeri maksudnya ) si anak masukin fresh cream kedalam botol, trus botolnya dikocok2 sampe tangannya pegel ( beneran loh! ), habis tu dimasukin kulkas dan dibiarin semalaman. Besoknya susunya udah menggumpal, terpisah antara lemak dan cairan. Lemaknya jadi butter, cairannya jadi buttermilk.
Yang besar buat papa, yang kecil buat Tasya, buat aku ? Buanyak !

Pancake a la Santap
Sumber: Mba Ritha (Santap edisi Mei-Juni 2003 )Campur:
250 ml yoghurt cair rasa plain, or
150 ml yoghurt + 100 ml susu cair, campur dan diamkan 30 menit

Tambahkan:
2 sdm mentega cair, aku pake 1 sdm margarin + 1 sdm butter
1 btr telur, kocok

Dalam mangkuk lain campur:
165 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm gula pasir
2 sdt baking powder
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanilla extract, ini aku tambahin…, mae

pancake mb. Ritha yang juga pernah aku posting, secara aku masih penasaran gimana bikin pancake yang kayak punya mb. Ritha. It looks soooo yummy!

Masukkan bahan cair kedalam bahan kering, aduk rata. Diamkan 15 menit.
Panaskan pan or skillet or gridlle. Panaskan dengan api besar sampe bener2 panas ( tapi ga sampe berasap ya ). Tuang 1 sendok sayur adonan, kecilkan api. Kalo permukaan sudah berlubang lubang dan kering, balik. Pancake ini aku sajikan dengan strawberry cream ( BC + selai stroberi, dikocok ).
Rasanya ?
Mak Nyuss, Endang Bambang Gulindang, Huenak Tenan… rasanya jauh lebih enak dari pancake yang aku buat sebelumnya, sejauh aku membuat pancake aku rasa ini yang paling sip, tapi ga nutup kemungkinan masih ada yang lebih enak lagi, secara ada jutaan ribu resep pancake didunia ini. Tasya sukaaa sekali…. Pancake ini ga kuabisin sekaligus, sebagian aku masukin tepak trus masukin kulkas, buat bento papa besok hari. Kalo mo dihidangkan tinggal dipanasin aja diatas pan, tetep enak kok. Buat bento papa aku filling pake coklat meisjes, keju parut sama susu kental manis kya martabak manis gitu.

Maksudnya mo difoto dengan BC diatas pancakenya, tapi karena masih panas BC nya melorot, semprot BC lagi eh melorot lagi, ya sutralah…

Abon Tongkol

05 Februari 2008, 8:53:47 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Ini abon ikan tongkol kesukaanku, aku sukaaaa sekali dengan ikan ( laut ), maklum lah dibesarkan didaerah ( sorong - papua ) yang kaya sumber laut… tapi disurabaya sini susah cari ikan laut segar, dan lagi harganya mahaaaaalll…. kalo ikan air tawar / ikan tambak ga begitu suka…
Back to the topic, aku suka ikan tongkol ( cakalang, indonesia timur ), salah satunya kalo diabon kayak gini, praktis dan bisa disimpan beberapa hari. Aku pake buat isian nasi kepal… hmmm…

Abon Ikan Tongkol
1 besek ikan tongkol asap ( pindang )*
buang kepala dan durinya, goreng kering, suwir suwir halus
3 siung bawang merah, iris halus
1 siung bawang putih, iris halus
2 cabe merah / 3 cabe kriting, iris halus
1 buah tomat merah sedang, cincang
2 helai daun jeruk purut, sobek2
tumbuk lagi bumbu ini tapi tidak sampe halus ( tumbuk kasar )
Tumis bumbu sampai kering ( kadar airnya berkurang ), tambahkan garam secukupnya ( dikit aja cos pindangnya udah asin ) dan gula agak banyakan ( k/l 2 sdm versiku ), aduk sampai semua menyatu dan bumbu meletup letup. Masukkan pindang suwirnya, aduk cepat, dan terus di’gongso’ sampe kering. Matikan api, abon udah siap.
*) 1 besek biasa berisi 4 - 5 ekor ikan ukuran kecil atau 2 ekor ikan ukuran besar. Bisa juga pake ikan tongkol segar tapi aku belum pernah nyoba, mungkin harus diproses dulu ( dioven ) biar kadar airnya berkurang.

Bread Crumbs ( Tepung Roti )

30 Januari 2008, 16:03:07 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
remah roti yang baru digrind, sebelum disangrai

Remah roti yang sudah jadi, baru disangrai, Jumlahnya menyusut, warna berubah kecoklatan

Punya banyak sisa pinggiran roti tawar sama sisa roti yang cetak, dari pada dibuang diolah aja ! Ini salah satu caraku memanfaatkan sisa roti yang sudah tidak terpakai, bikin tepung roti sendiri.

Ini stepnya :
- keringkan sisa roti, bisa dijemur ato dioven ( aku lebih nyaranin dioven, cepet en ga sampe kena debu )
- haluskan, bisa diparut ato diblender pake grinder / dry mill
- pada tahap ini, teksturnya masih kasar, gak papa
- sangrai sampai kering, pastikan benar2 kering agar tidah mudah apek dan jamuran, remah roti sudah kering bila tidak mudah menempel pada dinding wajan, bila ditabur jatuhnya halus dan tidak melekat ditangan.
- setelah kering, dinginkan dan simpan diwadah tertutup ato plastik bening, boleh juga disimpan dikulkas ( pastikan benar2 dingin saat disimpan )
- bila ingin tepung roti yang halus ( untuk kroket / risoles ) setelah disangrai dan didinginkan, blender lagi sampai halus lalu saring dengan saringan kawat. Untuk tepung pangko, setelah disangrai ga perlu diblender karena tekturnya masih kasar.
- kalo pengen tepung roti yang putih berarti makenya bagian dalam roti tawar, tapi aku ga jamin soalnya setelah proses pengeringan dengan panas, warna akan berubah kecoklatan, tapi mungkin tidak secoklat kalo pake kulit roti tawar.
Selamat mencoba dan semoga berguna !

Sweet Potato Scone

30 Januari 2008, 15:24:46 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
disantap saat panas sebagai teman minum teh, nikmat…

Sebenarnya ga begitu tau tentang scone ( mungkin ada yang sudah pernah nyoba ? ) , satu satunya alasan kenapa pengen nyoba hanya karena ada ubinya dan fotonya keliatan enak…

Sempet googling juga, ngumpulin resep trus dibandingin, yang aku simpulkan sepertinya kue ini masuk dalam kategori pastry, shortcrust pastry, ato bisa juga flakky pastry. Soalnya ngeliat dari prosesnya hampir mirip sama kalo kita bikin kulit pie / pastry. Dimana butter harus selalu beku, juga adonan harus dilipat beberapa kali untuk mendapatkan tekstur yang diinginkan. Tapi tidak serumit kalo bikin puff pastry. Kebanyakan resep scone yang aku temukan diisi dengan buah yang beraroma asam seperti berri2 an.
Kebetulan resep yang mo aku coba ini tekniknya agak sedikit berbeda karena butternya dikocok, juga karena pake ubi manis ( telo ). Gak ada kesulitan sih, sayang aku gak sempet foto step2nya, karena takut gagal. Pas udah jadi baru nyesel kenapa tadi ga difoto.

3 tbsp. butter (room temperature)
1/2 cup brown sugar
1/2 tsp. salt
4 packets Splenda or heat stable artificial sweetener (optional) , gak pake
1 egg + 1 egg yolk
*1 cup mashed sweet potatoes (specially prepared-see below)
2 cups flour
2 tsp. baking powder

*To prepare the sweet potatoes, steam them until they are soft. Err on the side of overcooked rather than undercooked. Do not boil them as it will introduce more moisture. Peel them and press them through a fine sieve to mash them. This will remove any lumps or heavily fibrous portions and help make the dough lighter.
Cream the butter and sugar with a hand mixer. Add the salt and Splenda (if desired) and eggs. Beat again until well incorporated. Add the mashed potato and beat again. Sift the flour and baking powder into the potatoes and mix. Knead it a little to make sure the flour is incorporated but make sure not to over-mix it as it will make the scones tough. Pat the dough into a rectangle about 3/4 of an inch thick and cut into triangular shapes. Pre-heat the oven to 220 degrees C./425 degrees F. and bake on an ungreased cookie sheet for 20 minutes (until the edges are golden brown).
* Semua step disini aku ikuti, cuma aku tambahkan dikit ya sesuai caraku :
waktu tepung dimasukkan sambil diayak, mixer aku lepas, adonan diaduk pake spatula, setelah tepung menyatu aku aduk pake jari, lemes aja ga usah terlalu keras ngaduknya nnt bantat, cukup hanya untuk membuat adonan tidak lengket ( mirip adonan kukis )
Adonan digiles, ketebalan k/l 1 cm, dilipat seperti melipat surat ( atas ketengah, bawah ketengah ) balik ( jangan lupa selalu taburkan tepung pada alas biar ga lengket ), giling pelan sampe agak tipis ( k/l 1 cm ) , lipat tepian nya dikit hanya untuk mendapatkan bentuk persegi panjang. Potong adonan jadi2, jadi 4, trus potong diagonal ( jadi segitiga ) tata diloyang, panggang dalam oven panas ( 200 C ) selama 15 - 20 menit ato sampe tepi2nya sudah mulai coklat.
Rasanya : Enak, seperti makan kukis tapi masih empuk, mirip kulit pie, mungkin lebih enak kalo ada isinya… oya aku rasa JAUH LEBIH ENAK kalo pake butter ( bukan margarin ) karena yang dominan disini rasa lemak yang dipake ( kalo pake margarin ya rasa margarin, kalo pake butter ya rasa butter ) Tapi kalo udah habis satu trus nambah lagi, berarti enak ya? ( ato orangnya yg R***S :p )

Bento Papa #8

30 Januari 2008, 14:19:04 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
nasi putih, bawang goreng, tempe tahu goreng, sambal goreng, jagung manis rebus, en sambel kecap

nasi putih, mi goreng, lalap timun, tumis sosis, sama garlic toast flakes alias roti tawar yang digiles sampe tipis, dioles garlic butter, dipanggang sampe kering ( tortilla look like )


Dah sehat nih ceritanya, ini bento papa hari ini : nasi putih yang dicetak bunder, diatasnya dadar kornet yang digoreng kering, salad jagung, sambal bajak, sayur labu siam tabur bawang goreng jangan lupa lalap timun yang selalu ada…

Bento… Bento… Bento…
Sebenarnya ragu apa bekal papa ini dah pantes disebut bento ? Rasanya jauuuh banget dari kesan bento yang sebenarnya. Mungkin aku hanya mengusung konsepnya sebagai makanan yang dikemas untuk dibawa / dimakan ditempat lain. Well, semua terserah yang baca deh…!

Baked Donat ( Donat Panggang )

30 Januari 2008, 14:00:18 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article


Badan udah enakan dikit aja mulai deh sibuk lagi didapur… tapi masih sedikit pusing…

Sebelum sakit emang udah rencana bikin ini, akhirnya ga tahan nunggu sampe sembuh bener udah pengen langsung nyoba… Kebetulan juga belom boleh makan gorengan, jadi solusi buat si penggila donat ini agar tetep bisa nikmatin donat.

Baked Donat
Source : http://www.101cookbooks.com/

1 1/3 cups warm milk, 95 to 105 degrees F (divided), maksudnya dipisah jd 1 cup+1/3 cup
1 packet active dry yeast (2 1/4 teaspoons)
2 tablespoons butter, kalo pake margarin harus dilelehkan bentar
2/3 cup sugar
2 eggs
5 cups all-purpose flour (alternately, white whole wheat might work - haven’t tried it yet)
A pinch or two of nutmeg, freshly grated, palanya langsung diparut dicampuran tepungnya
1 teaspoon fine grain sea salt

1/2 cup unsalted butter, melted
1 1/2 cups sugar
1 tablespoon cinnamon, aku pake bumbu spikuk / ontbeijkoek

Campur 1/3 cup susu hangat dengan ragi instan, sisihkan
Campur tepung terigu, garam, dan pala bubuk, aduk rata, sisihkan
Campurkan butter dan gula kedalam sisa susu hangat ( 1 cup ), aduk sampai tercampur, masukkan kedalam campuran ragi, tambahkan telur, aduk rata.
Masukkan campuran tepung kedalam campuran bahan cair, uleni sampai kalis. ( Pada proses ini bisa dilakukan penyesuaian, bila adonan terlalu lembek tambahkan beberapa sdm tepung, bila terlalu kering tambahkan beberapa sdm susu / air )
Bila adonan sudah kalis, bulatkan dan istirahatkan sampai adonan mengembang 2 kali ukuran semula.
Klo udah ngembang, kempeskan adonan, bagi - bagi adonan, lalu bulatkan. Atau bisa langsung digiles dan dicetak. Lubangi, tata diatas loyang bersemir mentega / minyak, biar mengembang 2 kali, lalu panggang selama 8 - 10 menit.
Setelah matang, dinginkan, celupkan dibutter cair lalu gulingkan ditaburan gula dan cinamon. ( Versiku : begitu keluar dari oven langsung dioles mentega, ntar kalo udah agak dingin bru ditabur gula )

Catatan dari si empunya resep :
Don’t over bake these, if anything, under bake them a bit - they will continue baking outside the oven for a few minutes. You want an interior that is moist and tender - not dry. Also, be sure to cut big enough holes in the center of your doughnuts - too small and they will bake entirely shut. Remember they rise, and they rise even more when they are baking. These really need to be made-to-order, but you can make and shape the dough the night before if you want to serve them for brunch. Instructions: after shaping, place doughnuts on baking sheet, cover and place in the refrigerator overnight. Pull them out an hour before baking, and let rise in a warm place before baking.

Beneran deh, karena lubang yang kubuat kecil, jadi lubangnya menutup waktu dipanggang.

Rasanya lebih mirip makan roti yang ditabur gula, mulanya ragu mo nambahin cinnamon / spikuk digulanya, tapi harus dicoba dulu. Ternyata enaaaaak…. akhirnya semuanya aku taburin gula cinnamon / spikuk.
Ohya donat holes nya lucu banget, bisa bulet bagus gitu… yang ini makan satu bisa sekali suap.

Bento Papa # 7

30 Januari 2008, 13:12:44 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article

Biar kata sakit, bikin bekal papa tetep wajib hukumnya, meskipun dengan sedikit nahan pusing, dikuat2in, jadi bikinnya apa adanya, habis tu ambruk lagi dikasur…

sehari sebelum sakit tp udah agak ga enak badan, bikin steak tempe, udah ada nasi, masih ditambain kentang goreng… maklumlah udah mulai ‘blank’…

Dinner bento, buat makan malam papa, udang saos inggris, nasi putih, tumis kangkung, steam corn, n english muffin wannabe yang ‘agak’ gagal, tapi masih enak disantap pake chili sauce, agak terlalu banyak untuk porsi satu orang… haha.. tapi bikinnya sambil nahan2 beban dikepala yang serasa udah dipukul2…
besoknya masih maksain diri bikin bento, ga sempet belanja n cuma ada tempe dikulkas, bikin tempe sambal kencur, beberapa potong sosis, timun, n dadar suwir sisa potongan sandwich. Sandwich cuma isi dadar tipis dikasi saos sambal, di-shape, trus ditusukin pake tusuk gigi. Tambahin jeli ama fruit tea, ha..ha lebih cocok untuk bekal Tasya ya.

( Malamnya karena udah ga tahan akhirnya nyerah terus pergi kedokter, secara udah 2 mlm ga bisa tidur karena tenggorokan berasa panas dan nyeri. Kata dokter flu sama radang tenggorokan, disuruh libur minum es sama makan gorengan, oh dokter berat nian syaratmu….itu semua kesukaanku…! )

( Papa says : ” makanya jangan jajan gorengan mulu, sehat itu emang mahal… ” )

Kalah sama Flu

30 Januari 2008, 12:26:48 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Maaf ya belum bisa posting n ngupdate, secara baru kali ini kalah sama yang namanya flu… Jadi harus istirahat dirumah seminggu, hu..hu… i hate flu…
Tapi sekarang Alhamdulillah udah sehat dan semangat seperti semula, ni tangan udah gatel aja… Kangen sama experimen2, n post ngepost, rasanya seneng banget bisa bagi ber bagi cerita, kegagalan2 didapur, en betapa senangnya kalo berhasil dalam experimen didapur…
Buat yang sudah mampir keblog sederhanaku dan yang udah ninggalin komen, makasiiiiiiih banyak ya !!! Bikin aku semangat terus…. CiaYou!

Crispy Stick Toast

22 Januari 2008, 16:22:43 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Kentang goreng ? bukan….

Ini adalah kulit / pinggiran roti tawar, karena sayang kalo dibuang, jadi dipanggang pake mentega sampe agak kering, terus dimakan pake saos tomat / sambal, dan mayones.

Belakangan agak kurang enak badan, jadi badan rasanya berat, kepala berat… jadi gak sempet bikin yang ‘berat berat’…

Kalo yang ini maksudnya mo bikin roti salad ala pizza hut, pake hotdog bun dipotong kotak, dipanggang pake mentega trus diolesi dressing thousand island, lumayan buat cemil2…

Bento Papa #6

22 Januari 2008, 9:57:13 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Posting bento papa dulu ya…



Lagi males masak… jadi bikin bekal seadanya….

Cracker / Kabin Goreng , Ragout Filling

20 Januari 2008, 13:34:52 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article

Fried Cracker Sandwich, Ragout Filling #1
Tabloid KOKI edisi 113, ada ulasan tentang aneka snack berbahan cracker.
Tabloid LeZAT edisi 097 juga ada ulasan tentang snack dari biscuit.
Pertama kali diperkenalkan dengan snack jenis ini adalah oleh tanteku,waktu itu meras aneh bgt, hah ? kabin ( cracker ) goreng ? aneh banget, emang enak ? tapi inilah snack kesukaan suamiku… jadi ya harus bisa bikin…
Lagi bikin ragout banyak, buat stock biar bisa bikin snack ga pake lama, lagian bisa dibuat isian macem2 jajanan… Jadi proyek pertama untuk ragu ( ragout ) ku adalah Kabin Goreng Ini…
Ada sedikit gangguan waktu bikin ini, ga nemu kabin yang seharusnya, harusnya pake kabin yang tebel ( i.e Roma Malkist ) tapi yang asin, keliling2 nyari di mart2 terdekat adanya cuma yang manis bertabur gula ntu, karena dah desperate akhirnya aku pake butter cracker, pikirku “ ah pokoknya asin “ … Sebenarnya pasti ada kalo dispm2 besar tapi lagi males pergi jauh2, cari yang deket aja… akhirnya bikinlah dengan tu baterkraker, banyak yang patah karena terlalu tipis, tapi ga apalah… show must go on…
Fried Cracker Sandwich

Yang perlu disiapin :
Ragout Ayam
Cracker / Kabin, yang tebal lebih bagus
( Cracker Keju & Kabin Susu, versi KOKI )
( Biaskuit Kelapa, versi LeZAT )
Telur , kocok lepas
Isi Ragout diantara 2 lembar kraker / kabin ( sandwich )
Celupkan dalam kocokan telur, goreng hingga matang kecoklatan
Sajikan dengan saus tomat / saus sambal bila suka

Merk Kabin / Cracker yang bisa dibuat snack goreng :
Roma Malkist Asin ( tanpa gula )
Trenz, tanpa filling , ini paling cocok karena ada rasa kejunya jadi lebih gurih
Yang aku pake disini ( Oops Butter Cracker ) ternyata juga enak, karena aroma butter kenceng jadi juga gurih.

Papa sukaaaaa sekali…

Crispy Sandwich, Ragout Filling #2



Kalo yang ini gampang banget anak kecil juga bisa, cuma bedanya sebelum ditumpuk jadi sandwich , roti tawarnya digiles dulu biar tipis, nanti kalo sudah dipanggang bisa lebih crispy. Kalo dicetak bulat jadi kayak roti pita ya… oya bisa ditambah telur rebus, lebih enak !Papa juga sukaaaa sekali

Donat Ayam, Ragout Project #3


Udah dipake macem2 nih ragu ga abis2 juga, kebetulan lagi bikin donat telo, sisa adonannya ( the donut holes ) aku isi pake ayam, bentuk bulat2, digoreng… Taraaa….

Papa juga sukaaaaa sekali

Ragout Ayam

20 Januari 2008, 12:36:12 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Ini adalah fillng ayam paling praktis karena bisa diisikan ke berbagai macam penganan ringan. Tastenya ( biasanya) manis dan gurih.

Ragout Ayam

1 potong fillet dada ayam, potong dadu
2 bh wortel, kupas, potong dadu kecil
1 bh daun bawang / bawang prei, iris halus
1 helai seledri, cincang
3 siung bawang putih, cincang halus
Merica, garam, lada, dan gula secukupnya
1 sdt tepung terigu, larutkan sedikit air

- Panaskan sedikit minyak / margarine, masukkan bawang putih dan bawang prei, aduk hingga layu dan wangi
- Masukkan ayam, aduk sebentar sampe berubah warna, tambahkan wortel dan sedikt air
- Air yang digunakan harus cukup untuk mematangkan ayam dan wortel
- Masak hingga ayam dan wortel lunak, tambahkan semua bumbu. Cek rasa.
- Bila air sudah mulai menyusut, tuang larutan tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk, bila sudah kental biarkan meletup2 sebentar lalu matikan api. Bila kurang kental tambah larutan terigu sedikit demi sedikit. Textur kekentalan yang ( menurutku ) pas adalah tidak sampe menggumpal seperti pudding, juga tidak terlalu encer seperti saus.

Ragout bisa dijadikan filling untuk :
- Pastel ( dengan menambahkan telur rebus )
- Kroket ( dengan menambahkan keju )
- Risoles
- Sandwich
- Cracker goreng
- Donat ayam

Bento Papa # 5

15 Januari 2008, 9:15:44 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Posting bento papa dulu ah… bento yang kubuat sederhana karena ga punya cukup waktu untuk nyiapinnya…

Indonesia banget, nasi, sayur asem, tempe goreng
lalap timun, sambel tomat, n steam corn

nasi tabur bawang goreng, soup, tempe goreng, dadar gulung a la

*) untuk pear dan apel yang sudah dikupas, agar tidak berubah warna sampe saat dimakan, rendam dulu dengan air es dan perasan jeruk nipis, 5 menit aja udah cukup kok.

malu ah posting yang ini, cuma nasi, kering tempe, tahu bumbu bali, ktela goreng, en pear kupas… gak ada istimewanya, it’s a running late bento

Martabak Manis

15 Januari 2008, 8:44:26 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
martabak manis mini, pake teflon kecil
agak ketebelan…
teman minum teh, angeet…
Ini resep Bara yang kedua yang aku posting disini, sebelumnya ada pizza. Aku suka banget sama acara Gula - Gula yang dibawain Bara, kalo gak salah diJakarta dia juga buka kursus baking ato bakery gitu ya ( not sure ) yang juga dinamain Gula - Gula. Sebenarnya resep2 yang udah aku praktekin bukan cuma ini sih, ada beberapa tapi hasilnya ga pernah aku foto, jadi rada nyesel gitu deh! Kapan2 mo ngulang lagi. Menurutku cara dia memasak sangat simpel dan bikin orang jadi pengen nyoba, ditangan dia semua keliatan begitu mudah dipraktekin, meski belum tentu sama mudah nya kalo dipraktekin sendiri, palagi sama amatiran kya aku ini… Masih ada setumpuk resep Bara yang pengen aku coba, serasa punya pe er yang entah kapan bisa selese… *sigh*

Martabak Manis Praktis
Resep : Bara Pattiradjawane ( Gula - gula )

250 gr tepung terigu, diayak
1 1/4 sdt baking power double acting ( hercules )
75 gr gula pasir
300 - 325 ml air
1 sdt vanilla extract
1 butir telur, kocok lepas
( 15 gr / 2 sdm coklat bubuk bila ingin membuat martabak manis coklat )


- Campur semua bahan kering, aduk rata
- Campur semua bahan cair, aduk rata
- Masukkan bahan cair kedalam bahan kering, aduk sampe rata dan aduk dengan kuat agar adonan tercampur dengan baik, juga agar dapat menyaring udara lebih banyak.
- Panaskan cetakan, bisa juga pake wajan anti lengket - Bara sendiri pake wajan crepe anti lengket waktu bikin resep ini -
- Tuang 1 sendok sayur adonan, sebaiknya jangan tebel2, ratain keseluruh permukaan cetakan / pan.
- Dengan api kecil, putar2 wajan ( ini tips langsung dari Bara ) kalo pake pan anti lengket. Tunggu sampe tepi dan permukaan adonan mulai berlubang..
- Kalo seluruh adonan sudah berlubang dan permukaan udah kering boleh dioles mentega ditabur gula dan diberi topping sesuai selera. Lipat atau tumpuk.
- Oles lagi permukaan luarnya dengan mentega. Martabak manis siap disajikan hangat.

Udah 2 kali bikin ini dan hasilnya lumayan kok ( lumayan ludes tak bersisa ). Sukanya pake topping coklat keju trus dikasi susu kental manis kayak yang dijual2 ntu, tapi digambarnya kejunya ga keliatan, abis cuma dikit, he..he.. lumayan buat penghangat suasana saat ujan2 begini… Aduh pa, perutmu kok semakin g****t gitu sih ! Olahraga dong !

Es Kelapa Leci

11 Januari 2008, 9:10:47 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
Ini es usguhan waktu acara tunangannya sepupuku, si Anggi yang cuantek…. Sederhana tapi sueger, abis acara aku bontot banyak….. tengkyu yaaaa mamanya Anggie, tante Nanik yang baek…

Kelapa muda + airnya, nata de coco, leci kalengan yang dipotong dadu, jangan lupa sirup leci hijau yang suegeeer….. aku minum ini banyak sampe serasa kembung… seger banget…!!!

Bento Papa #4

11 Januari 2008, 8:45:55 | noreply@blogger.com (mae)Go to full article
nothing special… hanya nasi, mi goreng, scrambled egg, lalap timun n cabe
donat tahu, dan roti sobek panggang

more simple… nasi, udang kecap inggris bakar, sup baso tahu

waffle siram coklat, n pancake
Beberapa hari in ga bisa nyiapin bento yang istimewa buat papa, rasa2nya kok sibuk banget… padahal cuma ibu rumah tangga biasa ini, ngerangkap babysitter, koki, housemaid, supir, kurir, en kasir warnet, juga totally general manager of the house… *sigh*… well, tapi diatas semua itu kulakukan untuk orang2 yang kucintai, i do it with lots of love… tulus ikhlas… Luv you honey….

motivasi2

Mei 23, 2008

 
Siapa yang pernah berhutang mohon tunjuk jari? Saya
yakin hampir semua yang membaca tulisan ini akan
tunjuk jari. Termasuk saya sendiri. Siapa yang pernah
punya masalah dengan hutang harap tunjuk jari? Nah,
sekarang banyak yang tidak tunjuk jari tapi malah
senyum-senyum. Mungkin ada yang teringat pengalaman
pribadinya, atau mungkin sulit untuk mengakuinya.
Meski kadang kita malu mengakuinya, saya yakin banyak
diantara kita yang pernah memiliki masalah dengan
hutang. Entah dari sekedar terlambat membayar kartu
kredit hingga tiap hari ditelpon petugas kartu kredit,
hingga didatangi debt collector yang kasar dan serem.

Untuk apa kita berhutang? Umumnya hutang digambarkan
sebagai “solusi atas masalah keuangan kita”. Lihat
saja iklan2 produk perbankan, semua menggambarkan
hutang sebagai solusi. Hutang memang akan menjadi
solusi ketika kita bisa mengelola nya dengan benar.
Namun dapat menjadi masalah ketika tidak dikelola
dengan baik. Dan yang lebih penting lagi, ketika
hutang sudah menjadi masalah, bagaimana mengatasinya?

Bagi Anda yang pernah ada dalam posisi berhutang dan
merasakan beratnya membayar hutang, pasti ingat
alternatif apa yang kita pikirkan ketika hutang
menjadi masalah. Ya, berhutang lagi. Hampir selalu
begitu. Pengalaman saya bekerja di perbankan adalah
demikian. Sebagian besar debitur yang bermasalah, akan
mencoba mengatasi masalah dengan menambah hutang. Ini
sama saja mengatasi masalah dengan masalah. Hasilnya
ya masalah yang lebih besar.

Saya juga pernah dalam posisi berhutang, dan
Alhamdulillah dapat mengatasinya. Bagaimana saya bisa
menyelesaikan masalah saya dulu? Ternyata bukan dengan
berhutang lagi. Masalah ternyata tidak dapat
diselesaikan dengan masalah, namun harus diselesaikan
secara tuntas dari dalam ke luar (inside-out). Ibarat
pengobatan, harus dari dalam, baru manjur. Berikut
sharing pengalaman saya:

Jangan menghindar. Mengalami masalah dalam berhutang
itu wajar dan dapat diselesaikan. Jadi Anda jangan
sampai menghindar dari pemberi hutang. Semakin Anda
menghindar, masalah akan semakin besar. Hadapi dan
ajak bicara baik-baik. Tawarkan solusi dan ajak
diskusi. Mereka juga berkepentingan supaya Anda mampu
membayar hutang. Anda juga tidak perlu merasa dalam
posisi di bawah. Hubungan bisnis itu posisinya setara.
Para konglomerat yang punya hutang trilyunan saja (dan
nunggak bertahun-tahun!) kalau bernegosiasi dengan
pejabat pemerintah tampil super pe-de. Jadi kalau
hutang Anda masih puluhan atau ratusan juta ya santai
aja.

Jangan membuat pikiran kita terpaku dengan memikirkan
masalah hutang. Semakin dipikirkan, maka masalah akan
semakin berat. Lagipula, suatu masalah tidak akan
selesai dengan dipikirkan. Sebagai ganti nya, mulailah
berpikir tentang peluang-peluang dan
kesempatan-kesempatan untuk memperoleh uang tambahan
TANPA BERHUTANG. Kalau kita berpikiran bahwa solusi
akan datang dengan cara mencari hutang lagi, maka itu
yang akan terjadi. Jadi stop memikirkan bahwa kita
akan menambah hutang untuk menutup hutang. Pikirkan
peluang.

Mungkin Anda akan protes, walah susah nih, bagaimana
caranya? Peluang apa? Hari ini mungkin Anda belum
kepikiran, tapi InsyaAllah Tuhan akan memberikan
pertolongan ketika Anda mulai berpikir tentang
peluang. Perhatikan sekitar Anda, adakah peluang untuk
menghasilkan uang tambahan secara halal dengan cepat?
Saya yakin pasti ada. Ketika kita mulai berpikir
tentang peluang, pintu rizki akan terbuka. Saya pernah
membuktikannya.

Terus bersyukur. Ini yang paling berat. Mana mungkin
dalam keadaan babak-belur “terjepit hutang” masih
bersyukur. Justru disini tantangannya. Tuhan Maha
Bijaksana. Pengalaman berhutang ini tentu ada
maksudnya. Saya yakin maksud tadi adalah baik untuk
Anda. Barangkali akan mengantarkan Anda pada posisi
yang jauh lebih baik. Maka tidak ada alasan untuk
tidak bersyukur. Tiap detik, tiap waktu, ucapkan rasa
syukur di hati dan di bibir. Caranya dengan
mengingat-ingat anugerah dari Tuhan yang sudah Anda
terima. Anak Anda yang lucu-lucu, pasangan Anda yang
baik, Pekerjaan Anda yang diperebutkan ribuan orang,
bisnis Anda yang Alhamdulillah masih berjalan, dan
banyak lagi. Ini penting untuk menjaga agar hati Anda
selalu dalam keadaan “feel good”. Peluang tidak akan
datang kepada orang dengan pikiran yang suntuk dan
hati yang terus menggerutu. Ganti isi pikiran dan hati
Anda dengan rasa syukur yang mendalam.

Tetap berbahagia. Masalah serius yang saya amati dari
orang yang menghadapi masalah hutang adalah mereka
menjadi tidak bahagia. Mereka merasa jadi orang susah.
“Aura” susah ini terpancar keluar dan akhirnya mereka
canggung dalam berbisnis, akibatnya bisnis ya makin
susah. Anda harus selalu berbahagia. Hutang Anda
terjadinya di dunia “luar” Anda. Diri Anda yang ada di
dalam Anda tidak terpengaruh apapun yg terjadi di luar
sana. Kalau Anda mau bahagia, maka jadilah Anda
bahagia SEKARANG, apapun keadaan Anda. Dengan selalu
bahagia, “aura” bahagia Anda akan selalu terpancar,
bahasa tubuh Anda akan enak, ngomong lancar, berbisnis
pun lancar. Susah dipahami ya? Hehehe … kalau gitu
praktekkan saja.

Ambil tindakan. Ketika ada peluang untuk mendapatkan
rizki tambahan tanpa berhutang, segera ambil tindakan.
Sekecil apapun itu. Kadang Tuhan bekerja dengan
misterius. Hal-hal yg kelihatannya kecil dan sepele,
kadang menjadi besar dan membawa berkah di masa depan.
Jangan ada hari tanpa tindakan. Mulai setiap hari Anda
dengan semangat, karena Anda tahu akan melakukan apa
hari ini.

Pasrahkan. Dengan tetap berusaha, selalu pasrahkan
pada Tuhan penyelesaian terbaiknya. Let it God. Tuhan
Maha Tahu dan Bijaksana, pasti akan memberikan solusi
yang terbaik. Kadang Tuhan membayarkan hutang Anda
dengan cara yang unik, maka Anda harus selalu
open-minded. Saya pernah melunasi hutang saya dengan
cara barter. Hutang saya, ternyata dapat saya tukar
dengan skill dan knowledge (software) yang zero cost
buat saya. Peluangnya datang begitu tiba-tiba, ketika
orang yang memberi hutang menanyakan dimana mencari
vendor suatu software yang dia perlukan. Langsung saya
sambar kesempatan ini dengan menyatakan bahwa saya
bisa memberikan. Besoknya langsung saya majukan
proposal. Dan ketika matanya terbelalak membaca angka
di proposal saya, saya berbaik hati memberikan secara
gratis, asal hutang saya dianggap nol. Kami langsung
berjabat tangan.

Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
Termasuk hutang. Bahkan masalah yang Anda hadapi
mungkin adalah salah satu bagian dari pembelajaran
Anda menjadi pebisnis besar. Kalau mengatasi hutang
pul